BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner

PLN dan Lanudal Kupang Bersiap Masuk Forum Ilmiah: Sistem Konversi Termal Jadi Solusi Kelangkaan Minyak Tanah dan Sampah di Kupang

  

TNI AL-Puspenerbal (25/11/2025). 

PLN dan Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Kupang Puspenerbal kini tinggal selangkah lagi menuju forum ilmiah bulan depan. Ketertarikan PLN muncul setelah tim teknisnya menyaksikan langsung demonstrasi sistem konversi termal di Lanudal Kupang pada Oktober lalu.

Demonstrasi ini disertai penjelasan teknis dan analisis mendalam dari Komandan Lanudal Kupang Letkol Laut (P) Erich Yuliontirta Wibawa. PLN menyatakan minat kuat untuk terlibat dalam pengembangan lanjutan sistem ini di Rupat Mako Lanudal Kupang, Senin (24/11).

Danlanudal Kupang mengatakan, teknologi konversi termal berbasis limbah non-organik ini, dipandang sebagai solusi nyata menghadapi dua persoalan besar Kota Kupang, yaitu kelangkaan minyak tanah dan penumpukan sampah.

Inovasi ini lanjutnya, sekaligus memperkuat fondasi ketahanan energi pangkalan, terutama dalam menghadapi kondisi ekstrem dan pasokan energi yang sering tidak stabil.

"Pengembangan sistem ini dilakukan oleh tim teknis Lanudal Kupang di bawah pembinaan langsung Danlanudal Kupang dengan komando teknis lapangan dipimpin Letda Edi bersama dua personel," terangnya.

Seluruh rangkaian mesin dirakit menggunakan tabung-tabung bekas yang tidak terpakai, sehingga mudah direplikasi dan tidak membutuhkan anggaran besar.

Ia menjelaskan, uji coba yang telah berlangsung beberapa bulan ini, menunjukkan hasil kuat bahan bakar hasil konversi termal mampu menyalakan mesin babat rumput, meski masih memerlukan satu tahap penyempurnaan untuk mencapai performa stabil sebelum dialihkan ke genset atau perangkat operasional lainnya.

"Jika sistem ini dimatangkan, manfaatnya bukan hanya bagi pangkalan, tetapi juga solusi energi alternatif yang relevan dengan kondisi masyarakat Kupang yang menghadapi kelangkaan minyak tanah," teranghya.

Komandan Lanudal Kupang akan terus menegaskan arah strategis program ini dan berharap sistem konversi termal ini, menjadi solusi ketahanan energi pangkalan, pengolahan sampah mandiri, dan penghematan BBM jangka panjang.

"Pengembangan tidak boleh berhenti disini, karena tinggal selangkah lagi menuju verifikasi ilmiah,” ujarnya.

Dukungan PLN membuka jalan percepatan menuju verifikasi ilmiah. Pada pertengahan Desember 2025 hingga Januari 2026, sistem konversi termal Lanudal Kupang dijadwalkan mengikuti seminar kajian kelayakan ilmiah, termasuk evaluasi potensi replikasi di daerah-daerah lain di NTT.

Pendekatan waste-to-energy dan konsep zero-waste base kini menjadi arah pengembangan berikutnya mewujudkan pangkalan yang adaptif, mandiri energi, dan mampu mengelola sampah secara berkelanjutan.

"Jika dinyatakan layak, Lanudal Kupang siap membuka diskusi secara teknis untuk membantu satuan maupun pemerintah daerah lain membangun sistem serupa sebagai kontribusi terhadap ketahanan energi nasional berbasis inovasi mandiri," tegasnya.

Posting Komentar

0 Komentar